Perbedaan AKun RIll dan Akun Nominal

 

Tuan Karto mendirikan usaha dengan nama Aneka Baru yang memulai kegiatan operasinya pada tahun 2021. Selama kegiatan operasi, perusahaan telah mencatat transaksi dan menghitung daftar saldo, serta melakukan penyesuaian pada akun-akun yang memerlukan pernyesuaian. Pada tahap akhir penyelesaian siklus akuntansi, perusahaan akan menutup buku untuk tahun 2021. Namun Tuan Karto masih bingung dalam menentukan apakah akun riil atau akun nominal yang akan ditutup. Apakah perbedaaan akun riil dan akun nominal. Menurut Saudara, manakah akun yang akan ditutup beserta alasannya.

 

Silahkan menjelaskan tentang tempat Saudara bekerja dan berikan contoh akun yang memerlukan penyesuaian!

 


Perbedaaan akun riil dan akun nominal[1]

Definisi

  • Akun nominal juga disebut akun sementara dan didefinisikan sebagai jenis akun yang menentukan rugi dan laba bersih dalam neraca.
  • Akun riil juga dikenal sebagai akun permanen dan tetap dibuka sepanjang tahun dan saldo akan diteruskan ke tahun akuntansi berikutnya.

 

Waktu Penutupan Akun

  • Akun nominal ditutup pada akhir tahun.
  • Akun riil tidak ditutup pada akhir periode akuntansi. Mereka dibiarkan terbuka dan saldo dibawa ke laporan akuntansi tahun depan.

 

Jenis akun

  • Akun Nominal berisi akun seperti pendapatan, keuntungan, pengeluaran dan kerugian.
  • Akun riil terdiri dari jenis akun aset, ekuitas, dan kewajiban.

 

Laporan Keuangan yang Digunakan

  • Akun nominal dicatat dalam laporan laba rugi bisnis.
  • Transaksi akun riil dicatat dalam neraca.

 

Tujuan

  • Tujuan utama akun nominal adalah untuk menentukan laba dan rugi bersih suatu bisnis.
  • Tujuan utama dari akun riil adalah untuk menentukan posisi keuangan perusahaan dalam hal apa yang dimilikinya dibandingkan dengan apa yang dimilikinya.

 

Nominal account adalah suatu akun yang transaksinya disimpan dalam satu tahun periode fiskal akuntansi. Ketika tutup buku atau akhir periode fiskal, nantinya jumlah saldo yang ada dalam akun-akun tersebut dipindahkan ke akun secara permanen. Dengan perpindahan ini, maka saldo nominal account adalah nol. Setelah itu, dapat dipersiapkan kembali untuk menerima sejumlah transaksi-transaksi baru pada periode tahun fiskal selanjutnya.[2]

 

Jadi, akun yang akan ditutup adalah akun nominal, karena dengan menutup akun nominal setiap tahunnya, perusahaan dapat mengetahui keuntungan, pendapatan, kerugian, serta pengeluaran usaha setiap tahunnya dari akun nominal.

 

 

Sumber:

1. Sawakinome. Perbedaan Antara Akun Riil dan Akun Nominal. Diakses melalui Perbedaan Antara Akun Riil dan Akun Nominal (Akuntansi) | Perbedaan antara objek dan istilah yang serupa. (sawakinome.com)

2. Harmony. Akun Nominal Dan Akun Riil, Apa Saja Bedanya Dalam Akuntansi. Diakses melalui Akun Nominal Dan Akun Riil, Apa Saja Bedanya Dalam Akuntansi (harmony.co.id)

Komentar